
Andaikan saat ini Anda diberikan uang sejumlah Rp. 50.000,' (lima puluh ribu rupiah), apakah anda menjadi senang ? Pasti senang, hari gene....siapa sih yang tidak senang mendapat rejeki, gratis lagi. Saat ini pasti Anda akan benar-benar bahagia.
Nah ! selanjutnya sahabat di sebelah tempat duduk Anda diberikan uang sejumlah Rp. 100.000,- (seratus ribu rupiah). Melihat in bagaimana perasaan Anda sekarang ?
Masihkah ada sisa-sisa kebahagiaan yang barusan anda rasakan ? Ataukah di dalam pikiran Anda mulai timbul pertanyaan, "Mengapa ia mendapat lebih dibanding saya ? Apa sih kelebihannya ? bagaimana sih hitungannya ?" dan seterusnya...dan seterusnya....
MORAL CERITA :
Ketika kita melihat orang lain mendapatkan lebih..lebih sukses, lebih kaya, lebih berhasil, dan lebih bayak dibanding yang kita dapatkan, dapatkah kita memandangnya dengan hati bahagia ? Ungkapan "Senang lihat orang susah, susah lihat orang senang" mungkin lebih tepat menggambarkan keadaan ini.
Perasaan sirik,dengki, dan iri dapat membutakan mata hati, membuat kita tak mampu melihat persoalan dengan jernih. Kita memandang dengan sinis, mencari segala alasan yang mungkin untuk menyenangkan hati, dari mencela sampai mencaci.
Bagaimana kita bisa merasa lebih, bila tak pernah berpuas diri ? Lihatlah ! betapa rasa iri mampu melenyapkan kebahagiaan dalam sekejap dan tanpa kita sadari.
Yakinlah, berapapun yang kita dapatkan tidak akan berarti bila selalu dibandingkan-bandingkan dengan yang berlebih. Semua hal ada kurangnya, ada juga lebihnya, tidak ada satupun yang sempurna di dunia ini.
Berani mengatakan cukup dan berpuas diri, kebahagiaan pasti akan kita raih !.
Nah ! selanjutnya sahabat di sebelah tempat duduk Anda diberikan uang sejumlah Rp. 100.000,- (seratus ribu rupiah). Melihat in bagaimana perasaan Anda sekarang ?
Masihkah ada sisa-sisa kebahagiaan yang barusan anda rasakan ? Ataukah di dalam pikiran Anda mulai timbul pertanyaan, "Mengapa ia mendapat lebih dibanding saya ? Apa sih kelebihannya ? bagaimana sih hitungannya ?" dan seterusnya...dan seterusnya....
MORAL CERITA :
Ketika kita melihat orang lain mendapatkan lebih..lebih sukses, lebih kaya, lebih berhasil, dan lebih bayak dibanding yang kita dapatkan, dapatkah kita memandangnya dengan hati bahagia ? Ungkapan "Senang lihat orang susah, susah lihat orang senang" mungkin lebih tepat menggambarkan keadaan ini.
Perasaan sirik,dengki, dan iri dapat membutakan mata hati, membuat kita tak mampu melihat persoalan dengan jernih. Kita memandang dengan sinis, mencari segala alasan yang mungkin untuk menyenangkan hati, dari mencela sampai mencaci.
Bagaimana kita bisa merasa lebih, bila tak pernah berpuas diri ? Lihatlah ! betapa rasa iri mampu melenyapkan kebahagiaan dalam sekejap dan tanpa kita sadari.
Yakinlah, berapapun yang kita dapatkan tidak akan berarti bila selalu dibandingkan-bandingkan dengan yang berlebih. Semua hal ada kurangnya, ada juga lebihnya, tidak ada satupun yang sempurna di dunia ini.
Berani mengatakan cukup dan berpuas diri, kebahagiaan pasti akan kita raih !.
